Assalamualaikum Wr. Wb

Rabu, 29 Desember 2010

Putus Cinta? Musik Obatnya


Sangat mengalami patah hati atau baru putus, banyak orang mendengarkan lagu-lagu yang mencerminkan perasaan. Positifkah hal tersebut?

Mendengarkan lagu-lagu favorit atau lagu sedih saat sedang terjatuh ternyata memberi kesembuhan lebih cepat. Lagu 'mellow' dengan lirik tentang kesedihan bisa dijadikan jalan untuk mengeluarkan emosi.
Menurut sebuah studi, cara terbaik untuk segera pulih dari rasa sakit adalah menyelaminya. Biasanya, saat mendengarkan lagu sedih, orang akan cenderung larut dan mengeluarkan emosi seperti menangis.

Menurut para ahli seperti dikutip dari Yourtango, lagu favorit saat bersedih akan melegakan pendengarnya. Setelah mengeluarkan emosi, tubuh akan segera melepaskan endorfin, yang akan mengurangi stres dan menimbulkan perasaan lega dan senang. Plus, endorfin akan mencegah sel-sel saraf melepaskan sinyal rasa sakit emosional maupun fisik.

Jadi, saat tengah mengalami perpisahan, perceraian atau putus cinta, musik dapat berfungsi sebagai obat.
Ahli menyarankan, untuk mendengarkan musik favorit minimal dua kali sehari. Dan, ikut bersenandung bersama penyanyinya bahkan bisa melipatgandakan proses penyembuhan.
Anda juga bisa mendengar lagu favorit di rumah, dalam mobil hingga disimpan dalam pemutar musik dan telepon seluler,

Sumber:  http://www.vivanews.com

Beberapa Khasiat Buat Buah Mengkudu

Buah Mengkudu memang sangat berkhasiat sekali untuk kesehatan manusia kini banyak di jual produk kesehatan extrak mengkudu yang sudah di botolkan atau di buat dalam bentuk kapsul agar tiap orang dapat merasakan extrak mengkudu dengan praktis dan nyaman berikut ini ada beberapa khasiat yang di dapat dari buah mengkudu antara lain :
1. Buah mengkudu berkhasiat sebagai sumber antioksidan yang dapat mengunci radikal bebas yang bisa menurunkan daya tahan tubuh.
2. Khasiatnya juga dapat meningkatkan fungsi kelenjar tiroid dan kelenjar timus. Kedua kelenjar ini mempunyai fungsi melawan infeksi dan menjaga kekebalan tubuh. Menurunnya fungsi kelenjar ini akan membuat tubuh mudah terserang penyakit.
3. Buah mengkudu mengandung mineral yang berfungsi memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan. Dengan begitu, jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah. Alhasil, tekanan darah pun bisa normal. 

4. Buah mengkudu juga dipercaya bisa mengendalikan sel kanker dan tumor. Memang, jika kanker atau tumor sudah muncul, maka pengobatan berupa operasi atau kemoterapilah yang dibutuhkan. Namun, mengonsumsi buah mengkudu secara teratur bisa menghambat pertumbuhan sel tumor atau sel kanker lebih besar.
5. Buah mengkudu mengandung dua belas zat aktif yang berkhasiat pengobatan. Diantaranya adalah yang disebut Anthraguinone dan Scopoletin yang aktif sebagai antimikroba, sehingga penting dalam mengatasi peradangan dan alergi. Komponen aktif yang terkandung dalam buah mengkudu juga berperan dalam meremajakan sel-sel tubuh dan mencegah perkembangan sel kanker.

Demikian Manfaat buat mungkudu di antaranya dan masih banyak lagi manfaat lainya dari buah tersebut untuk kesehatan manusia.


 Sumber : http://forum.vivanews.com/showthread.php?t=54753

Manfaat Lidah Buaya

Jika biasanya manfaat lidah buaya selalu identik dengan perawatan dan kecantikan tubuh, ternyata tidak hanya itu saja. Tanaman berlendir ini juga memiliki banyak manfaat terhadap kesehatan tubuh.

Seperti yang dikutip dari abcarticledirectory, jus lidah buaya juga dapat digunakan untuk merawat masalah pencernaan seperti masalah usus dan sindrom radang perut. Jus tersebut juga dapat meningkatkan stabilitas dari sistem kekebalan tubuh Anda dan mengurangi masalah pernafasan.

Tidak hanya itu, lidah buaya juga dapat mengatur jumlah asam lambung, membantu penyerapan nutrisi lebih efisien pada tubuh dan menghilangkan zat-zat beracun dari dalam tubuh melalui sistem pembuangan. Orang yang meminum jus lidah buaya juga dapat membantu membangun jaringan dari organ-organ pencernaan, baik jaringan usus kecil, usus besar dan perut.

Cara mengonsumsi lidah buaya yang paling mudah adalah dengan cara merebusnya, dimasak atau dijus. Agar rasa jus lidah buaya Anda lebih bervariasi dan memiliki nutrisi lengkap, tidak ada salahnya mengombinasikan jus lidah buaya dengan jus buah, sayuran atau bahan lainnya. 

Sumber :  http://forum.vivanews.com/showthread.php?t=57437

Senin, 27 Desember 2010

Dzikir Menumbuhkan Ketaqwaan dan Pembuka Hati

KH. Beben Muhammad Dabas


Dengan Taqwa manusia akan mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Allah berfirman dalam surat Ali Imron 120 : ��.Jika kamu bersabar dan bertaqwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala apa yang mereka kerjakan.
Dan dalam surat an-Nahli 128 : Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.

Taqwa tidaklah semudah diucapkan karena banyak sekali hambatan dan tantangan yang akan menghalangi perjalan hidup setiap manusia. Alhamdulillah kita telah dibekali dengan kalimat taqwa yaitu Laa ilaha ilallah oleh guru Mursyid kita, pangersa Abah, Syekh ahmad Shohibulwafa tajul �Arifin ra.

Utsman al-syarqawi berkata : Dzikir adalah tali yang bersambung antara hamba dengan Tuhannya. Dzikir adalah jalan yang menyampaikan kepada kecintaan Allah dan keridloan-Nya. Dzikir adalah pintu yang amat besar untuk naik dan memperoleh kemenangan .

Taqwa kepada Allah adalah merupakan kunci utama adanya suatu kejujuran, pokoknya berkeimanan serta pangkal kepercayaan seseorang terhadap yang lain dalam muamalah (pergaulan) sehari-hari, sehingga dengan demikian, akan menjadi penyebab mudahnya segala urusan dan menjadi kunci pembuka terhadap datangnya suatu Rizqi.

Mudah-mudahan dengan ketaqwaan ini kita menjadi manusia yang penuh manfaat, jujur, bertanggung jawab, bersyukur atas segala nikmat-Nya, selalu ingat pada-Nya, mendekat dengan ber-Zikir, dan melakukan segala sesuatu karena Allah semata. Dengan demikian Taqwa, merupakan kunci bagi setiap Muslim untuk meraih kemenangan. Banyak ayat-ayat dalam Alquran yang menerangkan keutamaan bagi orang yang bertaqwa. Dan orang yang bertaqwa sesungguhnya adalah orang yang paling banyak zikirnya, walau orang yang berzikir belum tentu bertaqwa.

Hati orang yang bertaqwa itu bersih, karena di dalamnya terdapat pelita yang bercahaya. Abu Hurairah ra berkata bahwa Rasulullah SAW pernah ditanya, "Wahai Rasulullah, siapakah sebenarnya sebaik-baik manusia itu?" Beliau menjawab, "Setiap Mukmin yang bersih hatinya". Lalu Nabi SAW ditanya lagi, "Apa gerangan hati yang bersih itu?" Beliau menjawab, "Yaitu yang bertaqwa lagi bersih, yang tak melekat padanya tipu daya, durhaka, khianat, dendam, serta dengki."

Tetapi, meraih ketaqwaan tak semudah membalikkan telapak tangan, sebab iblis dan bala tentaranya tak sudi melihat hati umat Muhammad SAW bercahaya. Bagi iblis, tidak ada yang lebih mengagumkan daripada kegelapan, kepekatan, dan padamnya cahaya kalbu. Baginya tak ada yang lebih berat daripada cahaya, kebeningan, dan kebersihan. Ia senantiasa mengintip dan memanfaatkan setiap kelengahan dan kelalaian manusia. Apalagi di samping tempat bersemayamnya kalimat tauhid, hati juga dapat saja menjadi tempat bersemayamnya setan.

Mudah-mudahan Allah Swt. memberikan kekuatan kepada kita untuk senantiasa berdzikir dengan Laa ilaha ilallah, dzikir Khofi dan mengamalkan TQN dengan penuh keikhlasan. Amiin ya Robbal �Alamiin.


ORANG-ORANG YANG TERBUKA HATINYA
KH. Makmun

Rasulullah bertanya kepada salah seorang sahabatnya dari golongan Ansor, Haritsah: �Bagaimana keadaanmu hari ini Haritsah? Wa ana minal muslimin (mudah-mudahan aku termasuk golongan orang-orang yang berserah diri). Jika benar begitu ya Haritsah, maka pertahankanlah ucapanmu tersebut karena setiap ucapan akan dipertanggungjawabkan. Do�akan aku semoga mati syahid, pinta Haritsah kepada Rasulullah Saw. Setelah itu maka setiap malam Haritsah melaksanakan Tahajud dan siangnya berpuasa sehingga Allah memperlihatkan kepadanya surga, neraka dan isinya.

Itulah gambaran orang yang telah terbuka hatinya sehingga akhirat yang berada di masa depan dapat disaksikan di masa sekarang dengan mata hati yang telah terbuka. Dzikir dapat membukakan hati, selain itu dzikir berfungsi sebagai : Kendaraan ruh, nur merupakan pedoman sir, kekuatan nur mampu menghancurkan nafsu.

Seperti kisah Iblis yang akan menggoda seseorang yang akan shalat tetapi tidak bisa karena didekatnya ada seseorang yang tengah tertidur. Orang ini tidur matanya tetapi tidak tidur hatinya, hatinya terus berdzikir kepada Allah sehingga memiliki nur. Dengan nur dzikir Laa ilaha ilallah mudah-mudahan kita mendapatkan mengeyahkan gangguan syetan.

Dalam al-Hikam nur terbagi dua : 1. Nur Tawajuh; Nur hasil dari ketaatan, ibadah, mujahadah, riyadhoh, 2. Nur Muwajahah

Mari Kita berusaha untuk mendapatkan nur dengan dzikir Laa ilaha ilallah.

sumber :  http://www.suryalaya.org/manakib-buletin-isi.php?ID=81

ALAT PEMBAHARU IMAN


KH. ABDUL GAOS SM.

27 tahun yang lalu di Serawak Malaysia, kami pernah diundang oleh para ulama. Dalam salah satu acara tersebut ada seorang ulama yang hanya akan berdzikir dengan kalimat Laa ilaha illallah Muhammadurrosulullah...Laa ilaha illallah Muhammadurrosulullah dst. Kemudian saya memberikan penjelasan bahwa kalimat tersebut ada didalam al-Quran dan al-Hadits tetapi tidak menggunakan Muhammadurrosulullah, diantaranya : surat Muhammad : 19, surat as-saaffaat : 35, serta beberapa hadits Nabi.

"Yang paling utama apa yang aku ucapkan dan apa yang diucapkan oleh nabi-nabi sebelumku yaitu : Laa ilaaha illallaah. "Barang siapa yang mengucapkan Laa ilaaha illallaah dengan ikhlas, pasti masuk surga". "Jaddiduu iimaanakum aktsiru min qouli Laa ilaaha illallaah". "Talqinkan kepada orang-orang yang akan mati, kalimat Laa ilaaha illallaah". dll. "Jadi tidak ada muhammadurrosulullah. Kalau tuan mau menambahkannya silahkan saja, berarti tuan telah menambah al-quran dan hadits". Kata saya. Akhirnya ulama tersebut meminta talqin dzikir TQN diikuti oleh ulama yang lainnya.

Tidak ada kalimat lain yang dapat memperbaharui iman kecuali Laa ilaaha illallaah. Alhamdulillah kita telah mendapatkan kalimat ini langsung dari Pangersa Abah Anom yang merupakan silsilah ke-37 TQN pontren Suryalaya. Dalam sebuah hadits diterangkan : "Sesungguhnya Allah akan membangkitkan atau mengutus untuk umat ini setiap 100 tahun seorang peneguh iman umat (pembaharu iman mereka)". (HR. Abu Dawud, al-Hakim, dan al-Baihaqi dari Abi Hurairah). Bagi kita Pangersa Abah itulah pembaharu iman kita dengan memberikan kalimat Laa ilaaha illallaah. Laksanakan dzikir tersebut seperti apa yang diajarkannya.

Nabi Muhammad Saw. telah dipilih oleh Allah untuk dijadikan suri tauladan bagi kita umatnya. Beliau sudah meninggalkan kita. Tetapi ada penggantinya. "Ulama adalah pewaris para nabi". Oleh karena itu mari kita contoh Nabi Muhammad, mari kita contoh Guru Mursyid kita, pangersa Abah Anom baik dalam sikap, tutur kata dan perbuatannya.

"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah" (QS. al-Ahzab : 21). "Sesungguhnya pada diri mereka itu ada teladan yang baik bagimu..." (QS. al-Mumtahanah : 6).


KEHEBATAN KALIMAT LAA ILAAHA ILLALLAAH
KH. AYI BURHANUDIN



"... Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan" (QS. al-Maidah : 15). Nabi Muhammad diciptakan dari Nur keagungan Allah Swt. Dari Nur itulah kemudian tercipta seluruh makhluk. Kalimat ma'rifat yang sudah kita dapatkan juga merupakan bagian dari Nur Muhammad. Dzikir Jahar dan dzikir Khofi bisa menjadi cahaya penerang bagi kita dan menjadi api bagi syetan sehingga membakarnya.

Kalimat dzikir Laa ilahaa illallah mempunyai 19 nama diantaranya : Kalimat tauhid, Kalimat Ikhlas, Kalimat Ahsan, Kalimat da'watul haq, Kalimat thoyyibah, Kalimat 'Urwatul wutsqo, Kalimat tsamma'ul jannah (harga dan pembeli syurga), Kalimat taqwa, Kalimat Islam, Kalimat kedekatan dengan Tuhan, Kalimat kemenangan dst. Alhamdulillah kita sudah mendapatkannya.

Kehebatan Laa ilahaa illallah itu disebutkan : Tidak akan dibuka pintu langit (kesatu, kedua ... ketujuh) oleh Allah bagi orang yang berdo'a jika tidak melalui kalimat Laa ilahaa illallah. Artinya do'a tidak akan diijabah apabila kalimat Laa ilahaa illallah menyertainya. Kunci Pintu Surga adalah Laa ilahaa illallah. Alhamdulillah kita sudah mendapatkannya dan mudah-mudahan bisa membukanya. Sebaliknya kalimat Laa ilahaa illallah bisa menutup pintu neraka. Barokah dari langit dan bumi akan datang kepada orang yang banyak mengucapkan Laa ilahaa illallah. Kalimat Laa ilahaa illallah bisa membuka/mengeluarkan ruh manusia yang tidak bisa kembali kepada Allah ketika azalnya tiba. Hakikat Laa ilahaa illallah adalah dzikir Khofi. Dengan dzikir inilah kita belajar untuk bisa kembali kepada Allah. Dzikir Laa ilahaa illallah bisa menutup, mengendalikan nafsu jelek yaitu nafsu amarah dan lawwamah juga untuk mengunci pintu kemaksiatan. Mudah-mudahan kita semua mampu mengamalkan dzikir ini sesuai dengan tuntunan, bimbingan dan contoh dari Guru Mursyid.

Sumber : http://www.suryalaya.org/manakib-buletin-isi.php?ID=103 

DZIKRULLAH MENGGAPAI MAHABBAH

KH: Zaenal Abidin Anwar

"Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan". (QS. At-Taubah : 20)

"HUB" atau cinta adalah suatu gejala emosi yang tumbuh dan bergelora dalam jiwa dan hati manusia, diliputi oleh rasa keinginan dan hasrat yang keras dan meluap-luap terhadap sesuatu hal. Hub atau cinta dapat terjadi pada semua orang dan disemua bidang. Misalnya kepada harta, perniagaan, anak, kepada orang tua (ibu/bapak), dan lain-lain. Cinta kepada semuanya ini tidak dilarang dalam Islam.

Seperti firman Allah Swt. dalam surat at-Taubah ayat 24 : "Katakanlah : "Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya..." dan surat Ali 'Imran ayat 14 : "Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini yaitu : wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan disisi Allahlah tempat kembali yang baik".

Ulama atau Cendikiawan Muslim menyimpulkan makna cinta kepada Allah adalah seseorang menghadapkan dan menyerahkan dirinya, urusannya dan eksistensinya kepada Allah secara total, bertawakal kepada-Nya, lebih mengutamakan ketaatan kepada-Nya daripada dirinya sendiri, harta, anak dan tahta dan puncak tujuannya adalah Allah Swt. Dari pengertian ini jelaslah bahwa kecintaan kepada Allah hendaklah diwujudkan dalam bentuk :
Menghadap dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah
Bertawakal kepada Allah
Memohon ridho Allah
Mengutamakan ketaatan kepada-Nya.

Hal ini sesuai dengan ikrar yang selalu diucapkan setiap Muslim dalam shalatnya : Inna sholaatii wanusukuu wamahyaaya wamamaati lillaahi robbil 'aalamiin. Dan ikrar yang selalu diucapkan kaum sufi / Ikhwan TQN : Ilaahii anta maqshuudii waridhooka mathluubii a'thinii mahabbataka wama'rifataka.

Sudah barang tentu bila seseorang cinta kepada sesuatu, maka sebagian besar pikirannya, ingatan dan perhatiannya tertuju kepada yang dicintainya itu. Timbul perasaan rindu, kagum, hormat, respek dan lain-lain terhadap yang dicintainya. Begitu pula kecintaan kepada Allah, menjadikan seseorang taat kepada-Nya dan patuh melaksanakan segala perintah-Nya dengan penuh keikhlasan, yang berat terasa ringan, yang jauh terasa dekat dan yang pahitpun terasa manis dan nikmat, bila rasa cinta telah tertanam di hati. Seperti nabi Ibrahim As. Karena kecintaannya kepada Allah, ia rela mengorbankan putera kesayangannya Ismail As. untuk disembelih, juga Ismail rela menyerahkan dirinya untuk dikorbankan, karena cintanya kepada Allah Swt.

Begitu pula kisah tentang seorang ibu bernama Siti Khansa, di zaman Rasulullah Saw. relah melepaskan empat anak laki-lakinya untuk ikut berperang bersama Rasulullah Saw. membela agama Islam seraya memberikan do'a restu kepada anak-anaknya : "Kamu berempat adalah anak laki-laki yang lahir dari perut ibumu. Berangkatlah ke medan Jihad dan tancapkanlah ke dalam hati kamu bahwa kehidupan yang kekal dan abadi (akhirat) jauh lebih bahagia dari kehidupan di alam fana ini". Dalam pertempuran tersebut, keempat anaknya gugur sebagai syuhada.

"Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan". (QS. At-Taubah : 20). Kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya adalah dasar segala amal ibadah. Sebagaimana dikatakan Ibnul Qoyyim : Pokok ibadah adalah cinta kepada Allah, bahkan mengkhususkan cinta hanya kepada-Nya. Hendaklah semua itu hanya kepada Allah, tidak mencintai yang lain bersamaan mencintai-Nya. Ia mencintai hanyalah kepada Allah dan di jalan Allah.

Dari pendapat tersebut, jelahlah bahwa erat hubungannya antara ibadah dengan cinta kepada Allah. Penghambaan (ibadah) seseorang kepada Allah adalah diawali rasa cinta yang mendalam kepada-Nya. Tidak ada yang lebih berhak untuk dicintai melainkan Allah. Dialah Tuhan yang memberikan nikmat yang sangat banyak kepada kita. Kemudian kecintaan kepada Allah berpengaruh pula bagi pembentukan akhlaq manusia. Artinya dengan kecintaan kepada Allah, maka manusia akan berusaha mengutakaman perbuatan-perbuatan baik dan menghindarkan diri dari perbuatan-perbuatan tercela, seperti mencela, memfitnah, menghasut, dengki dan lain-lain.

sumber : http://www.suryalaya.org/manakib-buletin.php 

MENJADI MANUSIA PILIHAN ALLAH

KH. M. Zein ZA. Bazul Asyhab


Allah SWT. berfirman di dalam al-Qur�an surat al-Isra : 78 :�Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat). Menurut para ahli tafsir bahwa shalat Subuh itu disaksikan oleh para malaikat, baik para malaikat penjaga malam yang baru selesai tugas dan juga oleh para makaikat yang akan melaksanakan tugas di siang hari. Banyak alasan mengapa orang tidak mau shalat Subuh berjamaah. Satu sisi alasannya berat dan lainnya adalah ringan. Apalagi kalau shalat Dzuhur tidak bisa berjamaah dengan alasan waktu kerja dan mencari nafkah. Padahal waktu kerja itu bisa diatur. Misalnya dari pagi sampai pukul 11.30 WIB agar bisa berjamaah. Sehingga apabila ada anak buah keluar pukul 11.30 langsung dimarahi bosnya.

Ini menandakan bahwa umat Islam di Indonesia kurang peka dan tidak menyadari bahwa jam kerja yang sekarang berlaku itu adalah warisan Belanda. Apa salahnya dirubah oleh umat Islam agar bisa melaksanakan shalat dzuhur berjamaah.

Bulan Rabiul-Tsani (Silih Mulud = Bahasa Sunda) adalah bulan wafatnya Hadrotus-Syaikh Sulthonil Auliyaa Syaikh Abdul Qodir al-Jailani. Betapa besar jasa Beliau, karena Beliau adalah manusia biasa yang menjadi luar biasa. Kadangkala orang menuduh dan berpandangan keliru bahwa orang yang belajar tarekat (TQN) melebihkan Syaikh Abdul Qodir al-Jailani daripada Nabi Muhammad SAW. Manakala dibacakan manaqib Syaikh Abdul Qodir al-Jailani yang kelihatan seperti Nabi pun tidak begitu. Contohnya : Menghidupkan orang mati atau merebut nyawa dari malaikat Ijroil. Mereka berpikir : �Masa! Nabi pun tidak begitu??!!!�.

Pandangan demikian harus dijelaskan dengan tenang dan sejuk. Tidak setiap kejadian itu terjadi pada diri Rasulullah, tetapi ini bukan berarti bahwa Rasulullah SAW. tidak mampu. Karena Syaikh Abdul Qodir al-Jailani pun bisa begitu justeru dikarenakan Beliau mengikuti Rasulullah SAW. kasus kejadiannya tidak sama tetapi hakikat kemampuan Beliau diwarisi dari Rasulullah SAW. Apa yang ditulis dalam kitab Manqobah Syaikh Abdul Qodir al-Jailani itu baru sekelumit saja, tidak ditulis seluruhnya. Kalaulah karomahnya ditulis semuanya mungkin lebih dari 500 halaman. Baru sedikit saja tidak percaya, apalagi kalau ditulis seluruhnya.

Perlu ditegaskan bahwa percaya kepada karomah para wali itu termasuk aqidah. Maka apabila seseorang percaya kepada sifat Allah, sifat Rasulullah, tetapi tidak percaya kepada karomah para wali maka akan menjadikan orang tersebut murtad. Adapun pengetahuan seseorang tentang karomah para wali tidak akan sama, tergantung kepada orang itu banyak-tidaknya membaca. Mungkin ada yang kenal Syaikh Abdul Qodir al-Jailani tetapi tidak mengenal Syaikh Rifa�i. Ada yang mengenal Syaikh Rifa�i tapi tidak menganal Syaikh al-Badaur dan yang lainnya. Untuk mengetahui secara luas tentang karomah para wali, bisa membaca kitab �Jamiul Karomatil Auliya� sebuah kitab tebal yang menjelaskan para wali.

Bahkan di Indonesia harus ada gugatan terhadap tokoh Alladin, dimana tokoh ini di Indonesia lebih dikenal sebagai tukang guyon (badut) yang mempunyai lampu wasiat, lalu meramal Ratu Nirmala dan terus menjadi raja. Padahal di dalam kitab Jamiul Karomatil Auliya dalam bab �ain ada Alladin salah seorang wali besar. Ada lagi tokoh besar yang dijatuhkan oleh Indonesia yaitu Abu Nuwas (Abu Nawas) yang ditampilkan seperti Kabayan, padahal kalau Kabayan sendiri kalau betul ada tidak setolol yang ditampilkan dan kalau dilihat dari segi arti bahasa Arab Kabayan itu adalah penjelasan-penjelasan atau contoh.

Orang menduga kepada yang belajar tarekat, dianggap melebihkan gurunya dibanding Rasululah SAW. karena mungkin mereka lebih menonjolkan induk tarekatnya, kalau dijelaskan adalah sebagai berikut : Umpamanya ada orang Jepang Tuan Yoko ingin membeli tegel Indonesia. Lalu ia datang ke Indonesia dengan membawa contoh tegel dari Jepang agar kualitasnya sama seperti contoh tersebut.

Muncullah pak Asep untuk memenuhi pesanan seperti contoh itu, apakah pak Asep mengambil pasirnya dari Jepang atau tidak? Sudah tentu pak Asep cukup mencari pasir serta bahan-bahannya di Indonesia. Selanjutnya pak Asep sekuat tenaga membuat tegel sekualitas tegel tegel contoh di atas dan ternyata berhasil. Oleh tuan Yoko tegel buatan pak Asep itu diuji kelayakannya dan ternyata lulus. Maka selanjutnya tuan Yoko menyuruh pak Asep untuk memproduksi tegel itu sebanyak mungkin.

Ceritanya kita pun ingin membuat tegel untuk pesanan tuan Yoko si atas. Apakah harus mengambil tegel dari Jepang atau contoh buatan pak Asep? Tentu saja kita cukup mengambil tegel buatan pak Asep yang sudah bagus kualitasnya dan bahan bakunya terdapat di Indonesia. Kita tinggal mengikuti jejak pak Asep yang sudah berhasil dan mampu memilih serta mengolah bahan-bahan sekualitas tegel buatan pak Yoko.

Seperti itulah perbandingan Nabi Muhammad SAW. dengan Syaikh Abdul Qodir al-Jailani. Kalau Nabi Muhammad SAW. memang sudah jelas diutus Allah yang bahan bakunya dari sana agar menjadi contoh bagi kita. Sudah pasti baik orangnya, hatinya sudah dijaga, syaitan tidak bisa masuk karena beliau selalu dijaga Allah, serta nafsunya sudah diurus dan penyakitnya sudah dibersihkan, maka pantas kalau akhlak Nabi Muhammad, politik serta ekonominya, dan kecerdasannya semuanya begitu sempurna. Sulit juga kita seperti itu, dikarenakan Beliau orang sana, kita orang sini. Belum lagi perbedaan suku bangsa dan budaya. Semua ini hanya menambah kesenjangan saja.

Maka bermunculanlah orang-orang yang berupaya mengikuti jejak Rasulullah SAW. tersebut. Sebut saja sampai satu juta orang yang berusaha, tetapi yang berhasil hanya satu orang dikarenakan bahannya dari sini seperti kita. Makannya nasi, mungkin ketika orang tuanya dulu berjima tidak membaca basmalah. Dalam hal makanan tidak selektif (yang riba, subhat bahkan yang haram) tetap dimakan. Ternyata yang terjadi kemudian banyak manusia yang menjadi pencuri, pemabuk, perampok, pezina, pembunuh dan lainnya. Kenyataan ini tidak bisa kita pungkiri.

Disatu pihak, Allah sebagai pencipta telah memesan : �Aku kirimkan kepadamu contoh (Rasul) ke muka bumi dan kupesan agar kamu seperti dia, yaitu orang yang bisa kembali kepada-Ku, mereka itu adalah orang yang datang kepada-Ku dengan hati selamat sehingga sukses melaksanakan tugasnya di muka bumi�. Adapun yang sesuai dengan pesanan akan dikembalikan ke surga. Dan yang tidak sesuai akan dimasukkan ke dalam neraka. Surga pun bertingkat-tingkat dan yang tertinggi serta jarang dibicarakan oleh para penceramah adalah Surga Qurbah (Jannatul Qurbah). Di surga qurbah ini tidak memakai gedung, perempuan atau makanan dan sejenisnya. Surga ini hanya diberikan kepada orang-orang yang ikhlas.

Contohnya kita ingin menjadi hamba Allah seperti Rasulullah SAW. tentu untuk mengejar beliau sangat sulit dan jauh. Maka kita berusaha untuk mendekati orang yang dekat dengan Rasulullah SAW. yaitu para wali diantaranya Syaikh Abdul Qodir al-Jailani. Dimana Beliau bukan seorang Nabi atau Rasul serta tidak mendapat tugas dari sana. Akan tetapi beliau adalah salah seorang yang telah berhasil berjuang mengolah diri, bahkan kholwatnya saja sampai 25 tahun tidak bertemu manusia dan hanya memakan daun-daunan. Beliau begitu fana melebur dengan Allah serta berapa juta dzikir kepada Allah yang dilaksanakan oleh Beliau.

Bagi orang malas seperti kita, ingin mengejar seperti tingkat Syaikh Abdul Qodir al-Jailani saja sangat sulit, apalagi mengejar Rasulullah SAW. Karena itu harus menggunakan sistem transmisi, seperti dalam mobil. Mulanya putaran mobil sekian, lalu dioverke gigi gendeng,lalu ke gardan dan terus ke as. dari sanalah baru roda berputar secara teratur. Sampailah ke pewaris Rasulullah SAW., yang ke 37 yaitu Syaikh Pangersa Abah. Oleh beliau diatur betul dosisnya untuk kita. Baru saja diberi dosis sunat harian saja sudah terlalu berat, contohnya shalat tasbih. Apakah kita sering ketinggalan shalat tasbih? Seringkah kita terlewat shalat Dhuha? Untuk memposisikan sampai di sini saja kita harus berjuang sekuat tenaga. Mana mungkin orang seperti kita bisa mencapai tingkatan tinggi tanpa bantuan orang yang telah berpengalaman seperti Guru Mursyid. Marilah kita beristiqomah bersamanya.  
Sumber : http://www.suryalaya.org/manakib-buletin-isi.php?ID=57